Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Komisi III DPR Akan Panggil Polda Sumut dan Polrestabes Medan Terkait Kematian Eks Istri Polisi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | Agustus 08, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-08T09:00:46Z

 


Jakarta — Komisi III DPR RI memberikan perhatian serius terhadap kasus meninggalnya W (30), mantan istri anggota Polri di Medan, yang berdasarkan informasi awal kepolisian disebut meninggal akibat luka tembak yang diduga berasal dari senjata api.

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengatakan pihaknya akan memanggil Polda Sumatera Utara, Polrestabes Medan, serta keluarga korban untuk memberikan penjelasan mengenai perkara tersebut.

Pemanggilan itu rencananya dilakukan pada Selasa (11/8/2026) dalam agenda rapat dengar pendapat umum.

"Kami juga akan memanggil pihak Polda Sumatra Utara (Sumut), pihak Polrestabes Medan, serta keluarga korban pada hari Selasa yang akan datang untuk melakukan rapat dengar pendapat umum," kata Habiburokhman dalam keterangan videonya, Sabtu (8/8/2026).

Habiburokhman menegaskan, penyebab kematian W harus diusut secara menyeluruh agar tidak menimbulkan keraguan di tengah keluarga korban.

"Mengingat adanya keraguan dan kejanggalan yang dirasakan oleh pihak keluarga korban, maka Komisi III mendesak Polda Sumatra Utara, termasuk Polrestabes Medan beserta seluruh jajaran yang menangani perkara ini, untuk mengusut tuntas perkara ini secara transparan," ujarnya.

Politikus Partai Gerindra itu juga mengingatkan aparat kepolisian agar tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum seluruh fakta dan bukti diperiksa secara menyeluruh.

"Jangan ada sedikit pun fakta yang ditutup-tutupi, dan jangan membuat kesimpulan yang sembarangan, apalagi tergesa-gesa. Proses penyelidikan dan penyidikan juga harus dilakukan secara objektif, profesional, serta berbasis pendekatan ilmiah," tuturnya.

Ditemukan Meninggal di Rumah Mantan Suami

Sebelumnya, W ditemukan meninggal dunia di rumah mantan suaminya, Brigadir I, di kawasan Medan Helvetia, Kota Medan, pada Minggu (2/8/2026).

Jenazah W ditemukan di kamar mandi dengan luka tembak pada bagian kepala.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima kepolisian, W datang ke rumah Brigadir I yang bertugas di Polsek Medan Sunggal dengan maksud meminta rujuk.

Menurut Ferry, setelah pulang berdinas, Brigadir I meletakkan tas yang berisi senjata api di atas meja sebelum beristirahat.

Namun, Ferry menegaskan penyebab pasti kematian W masih dalam proses penyelidikan Polrestabes Medan.

Selain itu, Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumut juga melakukan pendalaman terhadap rangkaian peristiwa yang melibatkan Brigadir I.

Keluarga Laporkan Dugaan Pembunuhan

Sementara itu, keluarga W melalui kuasa hukumnya, Paul Tambunan, telah membuat laporan polisi ke Polda Sumut pada Kamis (6/8/2026) malam.

Laporan tersebut ditempuh karena keluarga mengaku masih menemukan sejumlah hal yang dinilai janggal terkait kematian W.

Paul mengatakan pihak keluarga telah memberikan keterangan kepada penyidik.

"Sekitar jam 19.00 WIB kita tiba di Polda. Selesainya itu jam 00.00 WIB. Yang sudah diambil klarifikasi itu bapaknya W selaku pelapor. Semalam memang pihak Polda mau ambil keterangan juga ke ibunya, tapi karena kondisi ibunya kena stroke, jadi minta waktu," kata Paul.

Menurut Paul, laporan yang dibuat keluarga merupakan laporan dugaan tindak pidana pembunuhan.

Laporan tersebut tercatat dengan nomor STTLP/B/1286/VIII/2026/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA.

"Untuk terlapornya dalam lidik. Kalau untuk kenapa bisa melapor begitu adalah karena kecurigaan pihak keluarga," ungkapnya.

Dengan adanya laporan tersebut, penyebab kematian W kini menjadi perhatian tidak hanya dari pihak keluarga dan kepolisian, tetapi juga Komisi III DPR RI yang meminta proses penyelidikan dilakukan secara transparan, objektif dan profesional.

Catatan: di naskah awal terdapat ketidaksesuaian tanggal, yakni tertulis "Sabtu (8/7/2026)". Karena 8 Agustus 2026 jatuh pada Sabtu, saya memperbaikinya menjadi "Sabtu (8/8/2026)".

×
Berita Terbaru Update