![]() |
| Foto Mabes Polri |
Mutasi tersebut tercantum dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026, yang memuat sejumlah perubahan jabatan strategis di tubuh Polri.
Salah satu perubahan jabatan yang menjadi perhatian adalah pergantian pucuk pimpinan Polda Sumatera Utara.
Dalam surat telegram tersebut, Irjen Pol Whisnu Hermawan F. dimutasikan dari jabatan Kapolda Sumatera Utara untuk menduduki jabatan sebagai Wakil Inspektur Pengawasan Umum (Wairwasum) Polri.
Sementara itu, Brigjen Pol Sonny Irawan ditunjuk untuk mengemban jabatan baru sebagai Kapolda Sumatera Utara.
Brigjen Pol Sonny Irawan sebelumnya menjabat sebagai Kasespimmen Sespim Lemdiklat Polri. Dengan penunjukan tersebut, Sonny Irawan akan memimpin Polda Sumatera Utara dalam periode berikutnya.
Selain pergantian Kapolda Sumut, telegram Kapolri tersebut juga memuat sejumlah rotasi jabatan strategis lainnya di tingkat Mabes Polri maupun sejumlah kepolisian daerah.
Di antaranya, Irjen Pol R. Firdaus Kurniawan dipindahkan dari jabatan Kakorpolairud Baharkam Polri untuk menduduki jabatan sebagai Analis dan Advokasi Hukum Kepolisian Utama Tingkat I Divkum Polri.
Kemudian, Irjen Pol Dr. Anwar ditunjuk sebagai Kakorpolairud Baharkam Polri.
Di wilayah lain, sejumlah Kapolda juga mengalami pergantian. Irjen Pol Rony Samtana ditunjuk sebagai Kapolda Sumatera Selatan, menggantikan Irjen Pol Sandi Nugroho yang dimutasikan sebagai Pati Bareskrim Polri dalam rangka penugasan luar struktur.
Mutasi juga terjadi di Polda Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Jambi, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, hingga Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pergantian jabatan tersebut menjadi bagian dari penyegaran organisasi dan penataan jabatan strategis di lingkungan Polri.
Khusus di Sumatera Utara, penunjukan Brigjen Pol Sonny Irawan sebagai Kapolda baru menjadi perhatian karena Polda Sumut merupakan salah satu wilayah kepolisian dengan dinamika keamanan dan penegakan hukum yang cukup kompleks.
Surat telegram tersebut memuat puluhan nama perwira tinggi dan perwira menengah yang mendapatkan penugasan baru maupun mutasi jabatan. Seluruh perubahan jabatan tersebut merupakan bagian dari kebijakan pimpinan Polri dalam melakukan pembinaan karier serta penyegaran organisasi.
